Cara Cepat Menurunkan Berat Badan Usai Melahirkan

Rebecca Romijn (36) mengaku telah menurunkan berat badannya sebanyak 27,2 kg sejak melahirkan putri kembarnya, Charlie dan Dolly, empat bulan lalu. Hal ini dilakukannya tanpa berolahraga. Menurut bintang Ugly Betty itu, rahasia langsingnya adalah menyusui. "Rasanya seperti kita harus makan 5.000 kalori sehari. Kalau tidak, kita tidak bisa memberikan cukup makan untuk mereka (anak-anak). Jadi, prosesnya juga menyenangkan," ujat istri Jerry O'Connell ini.

Rebecca bahkan merasa dalam tiga minggu pertama ia telah kehilangan 16 kg tanpa melakukan apa pun. "Saya belum bisa olahraga terlalu banyak karena anak saya kembar. Tidak mungkin rasanya kembali ke jadwal latihan seperti dulu," tambahnya. Meskipun demikian, ia sadar bahwa ia tidak bisa berharap kembali ke bentuk badannya yang dulu. "Masih ada kelebihan berat yang harus dibuang."

Mungkinkah cara Rebecca ini efektif dilakukan untuk semua ibu yang baru melahirkan? Kita tahu tidak semua perempuan diberi kemampuan untuk cepat langsing kembali seusai melahirkan. Pada dasarnya, berat badan pasti akan turun setelah melahirkan, tetapi tidak semua. Saat hamil, berat badan umumnya naik antara 11 dan 16 kg. Seusai melahirkan, jumlah yang turun sekitar 5-7 kg. Jadi, masih ada kelebihan berat badan yang tertinggal.

Menyusui memang menjadi cara yang baik untuk mempercepat turunnya berat badan. Sudah terbukti bahwa memberikan ASI mengeluarkan hormon-hormon tertentu pada tubuh untuk 12 bulan pertama setelah melahirkan yang membantu rahim kembali ke bentuknya sebelum kehamilan. Saat menyusui, apa pun yang kita makan akan diproses menjadi ASI dan bayi akan mengambil alih makanan tersebut dari Anda.

Selain menyusui, tak ada cara lain untuk mengurangi berat badan kecuali diet dan olahraga. Namun, kita harus memastikan bahwa kedua hal ini dilakukan dengan cara yang sehat dan aman. Anda bisa mulai berolahraga 40 hari setelah melahirkan. Tentunya, pilih olahraga yang tidak terlalu berat. Latihan ini dapat Anda tiru:

1. Berbaringlah dengan posisi punggung rata dan tekuk kedua lutut. Jaga agar telapak kaki rata di lantai (atau tempat tidur) dan lutut rapat.
2. Perlahan, gerakkan lutut yang menekuk ini ke kanan hingga paha kanan bagian luar menyentuh lantai. Pastikan tubuh bagian atas (perut dan dada) tetap lurus menghadap ke atas.
3. Kemudian putar kembali lutut ke atas, lalu ke kiri sehingga paha kiri bagian luar menyentuh lantai.
4. Ulangi gerakan ini beberapa kali. Gerakan rileks ini akan memperbaiki sendi-sendi yang kaku dan akan meredakan sakit punggung sehabis melahirkan.

Setelah kondisi Anda cukup kuat, Anda bisa berjalan kaki selama 30 menit setiap hari. Setelah makin baik, lakukan joging karena berlari efektif membakar kalori. Anda bisa menggunakan treadmill untuk mengetahui berapa kalori yang sudah terbuang. Cara lain untuk membakar kalori adalah mengurus sendiri bayi Anda dengan mengurangi bantuan dari keluarga atau pembantu.

Bagaimana dengan diet?
Anda tentu sudah sering mendengar pola makan yang sehat, di antaranya
1. Berhenti mengonsumsi makanan dan minuman yang manis-manis. Kurangi gula dari minuman yang Anda nikmati, stop minum-minuman kaleng, dan jauhi cake, brownies, cokelat, dan sebagainya. Konsumsi lebih banyak air putih.

2. Kurangi karbohidrat karena karbohidrat bisa berubah menjadi gula di dalam tubuh dan membuat Anda tetap pada berat saat hamil. Bila ingin lebih sehat (karena Anda juga masih memproduksi ASI), cari buku-buku resep food combining yang menawarkan pola makan yang juga berguna untuk melangsingkan.

3. Tambahkan serat ke dalam menu makan, seperti buah-buahan dan sayuran. Jangan lupa tetap minum susu, tetapi pilih produk yang low fat atau bahkan susu dan yogurt yang fat free.

4. Kurangi porsi makan Anda. Berapa jumlah porsi yang cukup untuk kita? Ambil daging, ikan, atau ayam, sebanyak 85 gr (atau seukuran telapak tangan kita). Keju 28 gr (atau seukuran ibu jari), dan mentega 1 sendok teh (seukuran kuku ibu jari).

Agar kerja keras ini berhasil, ada tiga hal yang perlu kita ingat: kesabaran, motivasi, dan percaya bahwa Anda akan kembali sehat dan langsing.

Perempuan Akan Lebih Mudah Melahirkan Jika Haid Pertamanya Telat

Semakin membaiknya gizi yang diperoleh anak-anak saat ini, membuat mereka mengalami haid pertama lebih cepat. Kalau dahulu anak perempuan mendapatkan haid pertamanya pada usia 12 atau 13 tahun, anak-anak sekarang sudah mengalaminya pada usia 9 atau 10 tahun. Kemajuan ini tidak serta-merta memberikan pengaruh positif bagi sang anak. Sebab meskipun tubuh anak menjadi matang secara fisik, tetapi secara emosional ia masih belum dewasa. Ketika pergaulan bebas atau paksaan menikah di usia dini terjadi pada anak, mampukah ia menerima tanggung jawab sebagai ibu?

Pengaruh yang positif justru akan dialami oleh anak perempuan yang mendapatkan menstruasi pertamanya pada usia yang lebih tua, karena kelak ia akan mengalami proses persalinan yang lebih mudah pada kehamilan pertamanya. Demikian hasil penelitian terbaru dari Cambridge University di Inggris.

Studi, yang melibatkan lebih dari 3.700 ibu baru ini, mendapati bahwa semakin tua usia perempuan ketika mendapatkan haid pertamanya, semakin jarang ia akan membutuhkan operasi Caesar saat melahirkan, atau pun membutuhkan proses vacuum dalam kelahiran normal. Di antara wanita yang mengalami haid pertama pada usia 12 tahun atau lebih muda, 32%-nya membutuhkan operasi Caesar atau kelahiran normal yang dibantu instrumen lain. Sedangkan perempuan yang mendapatkan haid pertama pada usia 13, 14, 15 tahun, atau lebih, angkanya hanya mencapai 30, 29, dan 27%, demikian menurut jurnal BJOG yang memuat penelitian tersebut.

Namun, menurut Dr Gordon C.S. Smith, kepala bagian obstetri dan ginekologi Universitas Cambridge yang menulis studi tersebut, hasil studi ini tidak berarti memberikan pemahaman bahwa wanita yang memulai menstruasinya pada usia yang relatif awal harus mengkhawatirkan proses persalinannya kelak. Studi ini hanya memberikan kontribusi dalam menjelaskan mengapa wanita yang menunda kelahiran anak pada usia yang lebih matang memiliki risiko lebih tinggi dalam melahirkan.

Anda tentu telah mengetahui bahwa wanita yang melahirkan dalam usia yang lebih matang biasanya harus menjalani operasi Caesar atau mendapatkan bantuan peralatan vacuum saat melahirkan. Namun mengapa hal ini terjadi, belum pernah dijelaskan secara gamblang. Menurut Smith, penemuannya mendukung teori bahwa semakin lama wanita dibiarkan mengalami menstruasi yang fluktuatif, semakin besar kemungkinan mengalami fungsi rahim yang lemah.

Otot-otot rahim sangat dikontrol oleh hormon estrogen dan progesteron, demikian menurut Smith, dan stimulasi hormonal yang diperpanjang sangat mungkin menyebabkan sejumlah disfungsi dalam otot-otot tersebut. Hal inilah yang menyebabkan persalinan menjadi lebih sulit, dan meningkatkan jumlah operasi Caesar yang tak direncanakan atau pun persalinan dengan bantuan instrumen lain.

Penemuan ini juga meningkatkan pertanyaan mengenai apakah formulasi yang berbeda dari pil KB, yang mengandung hormon sintetis, dapat memberikan pengaruh berbeda terhadap fungsi rahim dalam jangka panjang. Namun studi ini ternyata tidak dapat memberikan jawaban. "Studi lebih lanjut," kata Smith, "dibutuhkan untuk mengklarifikasi apakah pendekatan hormonal yang berbeda terhadap kontrasepsi melindungi fungsi rahim dengan lebih baik."

(kompas.com)

Benarkah Vagina Anda Akan Melebar Usai Melahirkan?

Melahirkan secara normal dan memiliki anak yang sehat adalah impian semua wanita. Betapa pun sakitnya proses persalinan yang dijalani, melahirkan secara normal memberikan perasaan utuh sebagai wanita. Meskipun demikian, hal ini juga menimbulkan sedikit kekhawatiran pada wanita maupun pasangannya. Mungkinkah ukuran vagina melebar akibat menjadi jalan lahir bagi si bayi?

Dokter Anda mungkin tak akan menyangkal kekhawatiran ini. "Usai melahirkan, pembukaan vagina akan menjadi 1 - 4 cm lebih besar daripada sebelumnya," ujar Bruce Rosenzweig, MD, direktur uroginekologi di Rush University Medical Center, Chicago.

Apakah vagina akan kembali ke ukuran sebelum melahirkan setelah Anda menjalani masa penyembuhan, tergantung pada besarnya si bayi, berapa lama Anda mengejan, bagaimana kemampuan dokter kandungan Anda dalam menjahit kembali vagina yang telah robek, dan... seberapa rajin Anda melakukan latihan Kegel sesudahnya.

“Jika Anda melakukan latihan Kegel tersebut untuk menguatkan otot-otot vagina, hasilnya pasti lebih baik," ujar Millicent Comrie, MD, pendiri dan direktur media Long Island College Center for Women’s Health di Brooklyn.

Dengan kata lain, vagina memang melebar, namun dapat kembali ke ukuran semula dengan syarat-syarat tertentu. Apalagi jika dokter mampu menjahit dengan rapi dan teliti, "Hasilnya bahkan bisa lebih baik daripada sebelumnya," ungkap Comrie.
Nah, jika Anda sudah pernah melahirkan beberapa kali, tentu Anda perlu membuat otot vagina lebih kencang daripada yang Anda dapatkan dengan berlatih Kegel. Jika hal ini begitu penting bagi Anda, atau memang sudah mengganggu kenyamanan atau kesehatan Anda, mintalah dokter kandungan untuk melakukan rekonstruksi vagina (perineoplasty atau vaginoplasty). Tindakan ini dapat membantu mengangkat dan mengencangkan otot-otot yang mengendur pada pembukaan vagina dan bagian yang lebih dalam.

(kompas.com)

Melahirkan Normal? SIAPA TAKUT!

Bagi seorang ibu, sesungguhnya melahirkan adalah peristiwa yang membahagiakan. Tetapi yang lebih sering digembar-gemborkan justru perasaan sakit yang luar biasa saat melahirkan secara normal (spontan). Walaupun rasa sakit itu lebih bersifat asumsi atau mitos, banyak calon ibu sudah ketakutan melahirkan secara normal.

Hypnobirthing membuat proses melahirkan normal secara alamiah menjadi nyaman dan tidak menakutkan. Sebenarnya cara persalinan itu sudah dikenalkan oleh pakar ginekologi Dr.Grantly Dic-Read, lewat buku Childbirth Without Fear yang ditulisnya pada 1944. Terapi hypnobirthing selanjutnya dikembangkan oleh Marie F.Mongan pendiri Hypnobirthing Institute.

Hypnobirthing dari kata hypnotic dan birthing, bukan berarti ibu hamil akan dihipnotis hingga tertidur atau tidak sadarkan dirinya saat melahirkan. Namun, hipnotis yang digunakan adalah metode penanaman sugesti positif saat otak telah berada dalam kondisi rileks.

Setelah mengikuti Hypnobirthing Course, Marie F Mongan by Peter Jackson di Perth, Australia tahun 2002, Lanny Kuswandi mencoba mengembangkan metode ini di Indonesia sejak tahun 2003.

Ia menjelaskan bahwa melahirkan adalah suatu proses alamiah dan memang menimbulkan rasa sakit. Namun, banyak wanita merasakan sakit tersebut lebih parah dari sebenarnya karena telah dipengaruhi oleh rasa panik dan stres. Apalagi semua wanita di dunia tumbuh dewasa "diracuni" dengan pengetahuan melahirkan normal itu sangat sakit.

Akibatnya muncul konsep fear-tension-pain (takut-tegang-sakit), di mana rasa takut menimbulkan ketegangan atau kepanikan yang menyebabkan otot-otot menjadi kaku dan akhirnya menyebabkan sakit. Mirip dengan gejala spikosomatis (gangguan fisik yang timbul lebih disebabkan karena faktor psikologis).

Persalinan akan berjalan mudah dan nyaman jika si ibu rileks, tidak cemas, takut, dan panik. Karena jika panik produksi endorfin dalam tubuh yang berfungsi membuat tubuh merasa nyaman akan terhalang.

Memang, menjelang persalinan ada kontrasi atau ketegangan otot. Tentu rasanya sakit. Kontraksi ini berguna dan sangat membantu ibu mengejan dan membantu bayi untuk menemukan jalan keluar. Kalau si ibu tegang, jalan lahir malah menjadi kaku, membuat bayi juga sulit keluar. Bila si ibu tegang, kaku, dan mengalami kontrasi jelas semakin tidak nyaman. Karena sakit sekali.

"Yang terbaik adalah sambil mengejan mengikuti tekanan kepala bayi. Proses persalinan menjadi lebih cepat dan nyaman. Kalau si ibu banyak menjerit histeris atau teriak-teriak, justru membuang banyak energi," kata Lanny yang berpengalaman sebagai bidan ini.

Latihan rileksasi
Menurut Lanny yang sekarang membuka pelatihan hypnobirthing di klinik ProV, Cempaka Putih Jakarta Pusat, layanan persalinan yang diberikannya itu mudah dipelajari.

Satu contoh latihan sederhananya: dari otot kaki hingga kepala dibuat rileks, dengan cara mengendurkannya. Kemudian dilanjutkan dengan mengatur napas secara perlahan. Kedua mata diarahkan pada satu titik di langit-langit yang membuat mata si ibu terpejam, sambil mendengarkan musik yang mendukung suasana rileks.

Dalam kondisi rileks itulah masukkan program positif. Ucapkan dalam hati secara perlahan dan sadar," Saya dan janin saya akan tumbuh sehat. Dan saat persalinan saya menghadapinya dengan tenang." Latihan ini dilakukan terus menerus sampai menjelang kelahiran.

Hypnobirthing melibatkan relaksasi yang mendalam, pola pernapasan lambat dan cara melepaskan endorfin dari dalam tubuh yang memungkinkan calon ibu menikmati proses kelahiran yang aman, lembut, cepat, dan tanpa proses pembedahan.

Terapi ini mengajarkan para ibu untuk memahami dan melepaskan fear-tension-pain syndrome yang seringkali menjadi penyebab kesakitan luar biasa dan ketidaknyamanan selama proses kelahiran.

Seorang ibu yang sudah mahir hypnobirthing memiliki keahlian secara lisan dan visual mengenai kemampuan alaminya dalam mengikuti cara alami yang ideal untuk melahirkan.

Si ibu mempercayai insting tubuhnya, bahwa tubuhnya diciptakan untuk bekerja dalam irama yang selaras saat mengeluarkan bayi ke dunia. Karena si ibu pun dapat berkomunikasi batin dengan bayi untuk bekerja sama dalam proses kelahirannya ke dunia. "Ayo nak, kamu pintar, Ibu bantu kamu dorong keluar."

(kompas.com)

Tubuh Anda Pasti Bisa Mengatasi Rasa Sakit Saat Melahirkan

Tak ada waktu pasti yang bisa disebutkan jika menyangkut lamanya proses melahirkan. Setiap orang memiliki kondisi berbeda pada kehamilan hingga menjelang persalinannya. Namun, satu hal yang sama: rasa sakitnya. Teknik relaksasi pun terkadang tak mampu mengatasi rasa sakit persalinan. Tetapi, tenang saja, Anda pasti bisa mengatasi rasa sakit persalinan. Serahkan saja sepenuhnya, dengan kepercayaan tinggi, terhadap tubuh Anda.

Praktisi kebidanan Mary Murry, RN, CNM mengatakan bahwa pada sebagian ibu proses melahirkan bisa membutuhkan waktu lama dan melelahkan. Namun, bagi sebagian yang lain, bisa saja sangat cepat meski tetap menyakitkan.

Menurut Murry, sejumlah posisi dan teknik saat akan melahirkan bisa diterapkan untuk mengatasi rasa sakit. Percayakan sepenuhnya kepada kemampuan tubuh Anda beradaptasi.

Gerakan untuk mengatasi rasa sakit
Saat sudah mulai kontraksi, gerakan menggoyangkan badan, berdiri di antara waktu kontraksi, lalu memantulkan tubuh pada bola khusus untuk latihan ibu bersalin beberapa kali bisa mengatasi rasa sakit.

Berbaring di lantai, dan jika memungkinkan melakukan squat juga bisa membantu Anda mengatasi rasa sakit menjelang persalinan.

Musik bisa menenangkan atau justru mengganggu
Mendengarkan suara tertentu seperti lagu juga bisa menjadi pengalih perhatian dari rasa sakit menjelang persalinan. Menyiapkan kumpulan koleksi lagu kesukaan pada pemutar musik bisa membantu Anda. Entah itu musik berirama cepat, atau yang mengalun lembut dan menenangkan. Anda bisa saja mendengarkan semua jenis lagu tersebut, salah satunya saja, atau bahkan tidak sama sekali. Karena Anda takkan pernah tahu seperti apa mood yang muncul saat akan melahirkan.

"Saya sudah merencanakan sebelumnya, jika nanti melahirkan, saya akan mendengarkan musik sepanjang proses persalinan. Namun, pada akhirnya saya lebih suka keheningan karena kontraksi yang begitu hebat," Murry membeberkan pengalamannya.

Siapkan mantra
Akan sangat membantu jika Anda memiliki mantra positif saat persalinan. Ucapkan doa atau kata-kata tertentu yang Anda yakini bisa memberikan ketenangan sepanjang persalinan. Cara ini bisa membantu Anda mengatasi rasa sakit. Jika tak sanggup berkata-kata, kuasai pikiran Anda dengan mantra positif.

Jika semuanya serba salah
Pada akhirnya Anda-lah yang berkuasa. Kondisi menjelang persalinan bisa berubah menyenangkan atau menyulitkan. Jangan takut melakukan apa saja yang bisa mengurangi rasa sakit, asalkan masih aman. Hentikan upaya Anda mengurangi sakit jika merasa tak lagi aman atau tak nyaman. Jika kehabisan cara, tanyakan perawat atau bidan. Prinsipnya, percayalah sepenuhnya kepada diri Anda dan tubuh Anda, untuk menghadirkan si malaikat kecil hadir ke dunia, bayi Anda.

Cara Cepat Kembali Cantik Usai Melahirkan

Dengan perawatan yang tepat, keluhan kelebihan berat badan bisa diatasi. Nilai lebihnya, kulit pun tetap segar dan berseri. Jika melahirkan lewat cara normal, perawatan bisa dimulai 1 minggu setelah melahirkan.

Perawatan tubuh
Pijat plus aromaterapi. Selain nikmat, pijat dapat membantu mengurangi selulit dan memperlancar sirkulasi darah. Selain itu, pijat juga dapat menyegarkan tubuh dan pikiran. Bila peredaran darah lancar dan energi tubuh meningkat, maka tumpukan lemak dalam tubuh akan berkurang, sekaligus membuat tubuh menjadi relaks. Selain perawatan tubuh, yang paling penting juga perawatan untuk mengencangkan kulit perut yang kendor akibat bersalin, yaitu dengan mengoleskan:

* Tapel (dioleskan pada perut)
Mengandung sirih, jahe, klabet, jeruk nipis, dan minyak kayu putih. Kemudian kenakan bengkung atau gurita, biasanya digunakan selama 40 hari setelah melahirkan.

* Pilis
Dioleskan pada dahi setiap pagi sehabis mandi mulai hari pertama hingga hari ke-40 setelah melahirkan. Bahan-bahannya mengandung: ganthi, kencur, kunyit, peppermint, dan kenanga. Dapat membantu meredakan rasa pusing dan memperlancar peredaran darah dan mencegah darah putih naik.

* Parem
Dilanjutkan dengan pemijatan kaki, biasanya dengan menggunakan parem yang mengandung jahe, kencur, klabet, dan sereh.

Pemijatan difokuskan pada telapak kaki sampai betis, tujuannya untuk melemaskan otot-otot yang tegang, memperbaiki peredaran darah, mencegah pelebaran pembuluh darah (varises) dan menghilangkan rasa letih. Perawatan dilakukan 2 kali sehari, dan digunakan hingga 40 hari usai melahirkan.

Minum jamu
Biasanya jamu yang diminum adalah jamu khusus untuk melahirkan selama 40 hari. Kandungan yang digunakan setiap minggu usai melahirkan berbeda-beda. Kegunaan jamu ini adalah untuk menyembuhkan luka-luka sehabis melahirkan dan menampakkan kembali kecantikan Anda.

Kualitas makanan
Jangan terlalu sering makan siang di luar rumah, karena makanan yang tak terkontrol bisa menimbun banyak lemak. Bawalah bekal makanan sendiri dari rumah (apabila Anda sudah masuk kerja). Jangan lupa isi bekal dengan asupan gizi baik. Makanan bergizi akan membuat kulit tampak sehat dan bersih.

Camilan sehat
Jika selama ini camilan Anda berupa gorengan, kue manis, cake, es krim, ataupun cokelat, beralihlah ke makanan sehat. Pilih buah-buahan segar, jus buah atau sayur, atau yogurt. Sesekali mencoba kue manis boleh-boleh saja, tapi batasi hanya sepotong kecil saja.

Minum air putih
Fungsi air dalam tubuh adalah untuk membawa nutrisi, membuang racun dalam tubuh, dan menghanyutkan kotoran yang mengendap dalam tubuh. Minumlah air putih sebelum makan siang, sehingga perut akan terasa penuh dan bisa mengurangi nafsu makan. Di samping itu, kulit pun akan terasa lebih lembap, segar, dan bercahaya.

Rajin olahraga
Olahraga tak hanya membuat seluruh otot tubuh menjadi kencang, tapi juga menjadikan tubuh sehat dan bugar. Postur tubuh Anda pun juga jadi lebih baik. Untuk tahap pertama, pilih jenis olahraga yang ringan-ringan saja, seperti yoga, senam ringan, jalan kaki setiap pagi, barengi dengan membawa bayi Anda berjemur di pagi hari. Anda bisa melakukannya di rumah atau di taman.

Apabila Anda memutuskan untuk berolahraga yang agak berat, pilih jenis aerobik atau pilates. Pastikan tubuh Anda sudah kuat (kira-kira 2 bulan setelah melahirkan). Tetapi, kalau Anda melahirkan secara caesar, sebaiknya ditunda dulu. Anda baru disarankan untuk kembali berolahraga sekitar 3-4 bulan setelah persalinan. Jika Anda masih ragu, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
(kompas.com)

Cara Cepat untuk Langsing Pasca Melahirkan

Siapa perempuan yang paling berani? Jawabannya mungkin Heidi Klum. Hanya 5 minggu sejak melahirkan anak keempatnya, Lou, istri Seal ini sudah tampil memeragakan lingerie koleksi Victoria's Secret, November 2009. Kamis lalu, saat berlibur di Meksiko untuk merayakan ulang tahun pernikahannya yang kelima, model berusia 37 tahun ini terlihat sudah mengenakan bikini.

Dalam enam minggu, perempuan asal Jerman ini berhasil menurunkan bobotnya sebanyak 11 kg. Klum mengakui ada beberapa hal yang menguntungkan dirinya. Pertama, ia memang punya gen yang baik. Kedua, selama hamil, ia mengurangi asupan karbohidratnya. Ia juga tidak mengalami ngidam atau kelebihan berat badan. Seusai melahirkan, ia juga memberikan ASI untuk anaknya.

Ketiga, dan ini kemewahan yang hanya dimiliki para pesohor: menerbangkan pelatih pribadinya yang berbasis di New York, David Kirsch, ke rumahnya di Los Angeles. Hal ini terjadi ketika Klum harus tampil di show Victoria's Secret tahun 2005, 8 minggu setelah kelahiran anak keduanya, Henry.

Berolahraga kembali setelah mengandung 9 bulan memang tidak mudah. "Kalau Anda tidak latihan selama beberapa waktu, segala sesuatu terasa kaku," katanya.

Pola latihan yang diterapkan Kirsch adalah latihan dua kali sehari. Kemudian, ke mana pun pergi, ia membawa peralatan latihan yang bisa dilakukannya sendiri. Hal ini termasuk dua ankle weight seberat 1 kg (ingat yang dilakukan Gwyneth Paltrow?), medicine ball seberat 2 kg (mirip bola basket tapi berat, bisa dibeli di toko-toko olahraga), dan DVD Boot Camp yang diberikan Kirsch.

Keempat, mau tak mau, diet. Kirsch melakukan sweeping di lemari es Klum. Roti dan liverwurst (sosis Jerman) yang biasa jadi menu sarapannya sukses disingkirkan. Begitu pula ice cream yang ditaburi jus buah berry di atasnya. "Semuanya dilarang!" serunya, sambil menambahkan bahwa menjadi ibu dari empat anak usia 7 bulan hingga 6 tahun, juga membuatnya tetap aktif.

Lain Heidi Klum, lain pula cara para selebriti lain dalam mengembalikan berat badan normal paska melahirkan. Anda ingin mencoba trik mereka?

Adriana Lima
Seusai melahirkan Valentina, November 2009, Adriana berlatih bersama trainer Michael Oladjide di Aerospace High Performance Center. Tak tanggung-tanggung, jadwal latihannya setiap hari, bahkan kadang-kadang ia berlatih dua kali dalam sehari. Latihannya seperti boxing, lompat tali, dan latihan kardio jenis high-impact dengan durasi antara 1-2 jam.

Untuk dietnya, model asal Brasil ini tidak mengonsumsi karbohidrat, dan hanya makan protein selama tiga minggu. Sekarang ia sudah kembali makan karbohidrat, tapi menolak menghitung kalorinya. "Pokoknya saya hanya mencoba memerhatikan apa yang saya makan, hanya yang bergizi," tuturnya.

Ellen Pompeo
Menjaga berat badan tetap dilakukannya sejak hamil. Saat hamil, bintang Grey's Anatomy ini melakukan latihan tiga hari dalam seminggu, dan mengurangi makanan kemasan dalam dietnya. Tidak heran bila bobotnya turun sangat cepat begitu melahirkan.

Kelly Rutherford
Bintang Beverly Hills 90210 ini banyak makan sayuran hijau saat masih hamil. Ia sering ngidam kale kukus, lobak, dan burger kalkun organik. Setelah melahirkan, menyusui sangat berperan dalam menurunkan bobot perempuan berusia 40 tahun ini.

Parminder Nagra
Namanya juga orang India. Ketika hamil, "Aku ngidam makanan India," tutur mantan bintang serial ER ini. Rasa pedas rempah itu juga membuat metabolismenya meningkat. Empat minggu setelah melahirkan, ia langsung berolahraga kembali.

Sarah Michelle Prinze
Sebulan setelah melahirkan putri pertamanya, Sarah sudah kembali ke berat badan aslinya. Tak ada penjelasan resmi mengenai bagaimana ia membuang ekstra kilogram tersebut, tetapi selama hamil ia mengikuti kelas pilates tiga kali seminggu bersama trainer Alycea Ungaro.

Nicole Richie
Partner-nya, Joel Madden, pernah mengatakan bahwa selama hamil Nicole ngidam burger di In-N-Out. Bahkan, Nicole selalu memintanya tengah malam. Untungnya, ia segera insaf. Dua minggu setelah melahirkan anak keduanya, Sparrow, putri Lionel Richie ini sudah kembali langsing. Rahasianya adalah diet makanan organik, dan latihan pilates secara rutin.

(kompas.com)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More