Showing posts with label Ciri-ciri Hamil. Show all posts
Showing posts with label Ciri-ciri Hamil. Show all posts

Ciri-ciri Anda sedang Hamil

Tidak sedikit wanita yang terlambat mengetahui kalau dirinya hamil. Untuk para wanita yang tengah menanti kehamilan, ciri-ciri ini perlu diketahui, siapa tahu terjadi pada diri Anda.

1. Payudara bengkak dan lembut
Nyeri atau kesemutan di payudara adalah salah satu gejala kehamilan yang paling umum. Di awal kehamilan, payudara akan mengisi dan berubah bentuk karena mereka mempersiapkan diri untuk menghasilkan susu. Payudara pun bisa menjadi sangat lembut dan sensitif selama beberapa bulan. Namun perlu dicatat, menurut ahli laktasi, Teresa Pitman, tidak semua wanita mengalami perubahan ini, terutama
jika mereka telah menggunakan pil KB.

2. Areola lebih gelap
Untuk banyak wanita, perubahan hormon bisa menyebabkan pada perubahan pada areola (lingkaran sekitar puting). Areola akan menjadi lebih lebar dan berwarna lebih gelap pada wanita hamil. Ini adalah ciri-ciri kalau payudara tengah mempersiapkan diri untuk menyusui.

3. Spotting/Bercak
Biasanya 5-10 hari setelah pembuahan, pada beberapa wanita akan timbul bercak darah seperti ketika haid. Bercak darah ini bukan berarti sesuatu yang buruk, karena hal itu bisa saja efek akibat menempelnya embrio di dinding rahim.

4. Buang Air Kecil Semakin Sering & Konstipasi
Saat Anda hamil, janin yang tumbuh di rahim akan menekan kandung kemih sehingga frekuensi buang air kecil pun akan bertambah. Kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Bukan hanya buang air kecil, wanita hamil ada juga yang mengalami konstipasi atau sembelit. Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon tersebut selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar.

5. Mudah Lelah
Di awal kehamilan, Anda akan merasa mudah lelah. Rasanya Anda ingin bermalas-malasan saja di tempat tidur. Hal ini terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan adanya makhluk baru.

6. Mual
Mual adalah gejala kehamilan yang paling umum. Rasa mual itu terjadi karena peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). Peningkatan hormon HCG ini menyebabkan efek pedih pada lapisan perut sehingga menimbulkan rasa mual. Biasanya rasa mual ini akan pergi seiring Anda memasuki trimester kedua kehamilan.

7. Sensitif Pada Bau
Sama seperti mual, gejalan sensitif pada bau ini juga salah satu ciri-ciri umum dalam kehamilan. Sejumlah peneliti menduga, gejala ini terjadi agar wanita hamil tidak mudah makan sembarangan sehingga melindungi bayi dari racun yang berbahaya.

8. Terlambat Haid
Salah satu ciri-ciri kehamilan yang paling jelas adalah terlambat datang bulan. Namun tidak semua keterlambatan tersebut diartikan sebagai kehamilan. Anda bisa saja telat haid karena stres, diet atau gangguan hormonal.

9. Sakit Kepala
Wanita hamil kerap merasakan pusing dan sakit kepala. Dua hal tersebut terjadi bisa karena beberapa sebab seperti kelelahan, mual, lapar dan rendahanya tekanan darah. Namun tidak semua wanita hamil merasakan keluhan tersebut. Malah ada yang merasa sakit kepala dan pusing jauh berkurang selama hamil.

Ciri-ciri kehamilan yang sudah dijelaskan di atas, terjadi berbeda-beda pada setiap wanita. Belum tentu, Anda mengalami semuanya, namun ada juga yang merasakan kesembilan hal tersebut. Agar tidak semakin bingung, jika ciri-ciri kehamilan tersebut sudah Anda rasakan, lakukan tes kehamilan dan periksa ke dokter.

Tips Mengatasi Stres Saat Hamil

Kehamilan mengantarkan wanita bertemu berbagai pengalaman baru yang tak terlupakan. Salah satunya adalah pengalaman menghadapi perubahan mood yang bikin stres. Berikut tips untuk mengatasi stres saat hamil.


  1. Cari penyebabnya. Renungkan dan diskusikan dengan suami dan keluarga apa saja hal-hal yang menjadi beban berat pikiran Anda.
  2. Jaga asupan nutrisi. Menjaga asupan makanan juga bisa membantu ibu hamil menekan risiko stres dan depresi.
  3. Rutin berolahraga. Tubuh yang sehat sangat membantu Anda dalam menjaga kesehatan jiwa dan pikiran.
  4. Hindari kebiasaan buruk, seperti rokok dan minuman alkohol. Alihkan perhatian Anda setiap kali keinginan untuk melakukan kebiasaan buruk tersebut datang dengan kegiatan yang bisa mendatangkan manfaat lebih bagi Anda. Kebiasaan buruk ini bisa memicu stres dan depresi.
  5. Jalin komunikasi. Tidak hanya dengan suami dan keluarga, komunikasi juga bisa dijalin antara sesama ibu hamil. Persamaan nasib dan pengalaman bisa membantu meringankan beban pikiran Anda.
  6. Rajin beraktivitas. Aktif melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi ibu hamil, seperti beryoga, berkumpul bersama teman, dan rekreasi, akan membuat pikiran Anda tidak terfokus pada hal-hal berat yang biasanya Anda pikirkan dan juga menurunkan hormon stres.
  7. Istirahat nyaman dan cukup. Selain di rumah, istirahat juga bisa dilakukan saat bepergian ke luar kota. Pilih tempat berlibur yang nyaman dan tenang, sehingga Anda bisa istirahat dengan santai. Perhatikan pula posisi istirahat yang tepat bagi ibu hamil.
  8. Konsultasikan dengan dokter. Sebisa mungkin, semua keluhan dan perasaan tak nyaman Anda didiskusikan dengan dokter kepercayaan Anda. Dokter akan menilai apakah Anda membutuhkan pengobatan medis atau psikologis sehingga tindak pencegahan bisa segera dilakukan.

5 Hal yang Menyiksa Saat Hamil

Saat tahu hamil, Anda pasti bahagia. Namun Anda juga harus siap menerima konsekuensi dari kehamilan tersebut. Meski selama 9 bulan akan banyak hal menyenangkan terjadi, ada hal-hal yang tidak nyaman harus dilalui. Ini dia lima hal itu.

1. Morning Sickness
Dilansir Todays Parent, 80-90 persen wanita hamil akan merasakan mual di trimester pertama kehamilan. Rasa mual ini disebabkan oleh meningkatnya hormon kehamilan, HCG.

Rasa mual dan berujung pada muntah ini biasanya tidak bisa diprediksi datangnya. Anda bisa tiba-tiba ingin muntah di saat tengah meeting atau berada di dalam mobil. Mencium bau yang tidak enak di hidung pun bisa memicu wanita hamil untuk muntah.

Untuk meminimalkan rasa mual dan keinginan muntah itu, Anda bisa mencoba dengan mengonsumsi permen (disarankan rasa jahe) dan jeruk lemon (lemon memiliki efek anti mual). Kalau kedua hal tersebut tidak berhasil, Anda bisa minta bantuan dokter untuk memberikan resep agar muntah tidak terus terjadi.

2. Mudah Buang Gas

Buang gas adalah hal normal dan menyehatkan tubuh. Namun saat hamil, kegiatan ini bisa meningkat karena rahim mengembang berikut bayi di dalamnya. Dengan semakin berkembangnya rahim dan bayi, makin sedikit ruang untuk gas yang diproduksi setiap hari itu di dalam perut.

Meningkatnya aktivitas buang gas ini membuat wanita hamil sulit mengontrolnya. Anda bisa tiba-tiba buang gas di saat sedang bekerja di kantor, dengan suara yang cukup keras. Bagaimana mengatasinya?

Ada beberapa cara, pertama hindari terlalu banyak makan makanan yang mengandung gas seperti kol. Minuman bersoda juga bisa memicu Anda untuk buang gas. Jika buang gas ini sudah sangat mengganggu, Anda bisa bertanya pada dokter adakah obat yang perlu dikonsumsi.

3. Bertambahnya Hormon

Meningkatnya hormon kehamilan pada beberapa wanita terkadang lebih buruk efeknya dari hormon ketika PMS datang. Hormon ini membuat Anda sangat sensitif sehingga mudah marah dan emosi. Mood wanita hamil juga bisa berubah cepat, Anda bisa bahagia namun bisa tiba-tiba menjadi sedih. Meningkatnya hormon progesteron dan estrogen ini tidak hanya mempengaruhi mood, tapi juga nafsu makan.

4. Tiba-tiba Keluar Air Seni
Jangan kaget jika ketika Anda hamil tiba-tiba keluar air seni. Hal ini bisa terjadi saat Anda tertawa terlalu keras atau bersin. Keluarnya air seni secara mendadak ini karena rahim semakin menekan kandung kemih sehingga sulit untuk menahan air seni yang sudah terkumpul. Agar hal tersebut tidak sering terjadi, mulailah belajar senam kegel atau senam menguatkan otot vagina. Saat beraktivitas sehari-hari, Anda juga bisa memakai pantyliner agar air seni yang keluar tiba-tiba itu tidak membahasahi pakaian.

5. Mudah Lupa

Mitos Otak Kehamilan biasa didengar saat wanita berbadan dua. Mitos ini berhembus karena tidak sedikit wanita hamil yang mendadak menjadi mudah lupa. Berdasarkan penelitian tim Australia, penurunan daya ingat ini bersifat adaptif karena Anda menjadi lebih perhatian pada bayi. Wanita hamil menggeser fokus mereka dari masalah-masalah yang biasa dihadapi jadi mempersiapkan kelahiran sang bayi.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More